Masih menurut politikus yang akrab disapa Nano ini, pada perhelatan Pilpres, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang telah dibentuk setahun lalu, masih tetap terus. “Antar kami bertiga masih berjalan terus. Ibarat akad nikah sampai sampai ini belum ada teken-tekenan. Belum ada yang diteken. Kami masih terus berkomunikasi.
Hasil munas, hasil rapimnas dan rakernas mandat tetap ada di Ketua Umum Partai Golkar. Dan semua daerah tetap meminta Partai Golkar maju sebagai capres,” jelasnya.
Soal Golkar akan membentuk poros ke-4, Nano menegaskan yang namanya poros itu bisa 4, bisa 3 bisa 2. “Namanya poros Djie Sam Soe, 2, 3, 4. Dan kemungkinan selalu ada,” tegasnya. (Red/yun).

