Pacitan- Pendaftaran calon jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di enam organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Pacitan, masih berjalan.
Namun begitu sejumlah nama sudah banter mengemuka, yang konon disiapkan bupati untuk menempati pos-pos jabatan yang lowong tersebut.
Seperti misalnya, Kemal Pandu Pratikno, Camat Sudimoro. Pejabat yang memiliki kemiripan wajah seperti bangsa India itu, konon disiapkan untuk mengisi Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Demikian juga Daru Mustikoaji, yang juga dikabarkan bakal melenggang sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Saat ini, yang bersangkutan masih menjabat sebagai sekretaris di OPD yang mengampu 24 UPT Puskesmas tersebut.
Sementara itu, sumber media di lingkaran pendopo kembali bisik-bisik dengan media yang diantaranya menginformasikan kalau salah satu Kabag Setkab, konon akan disiapkan mengisi Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian, yang belum lama ini di tinggal pejabatnya, mutasi sebagai staf ahli bupati.
Kemudian untuk Dinas Perhubungan, ada kemungkinan Kepala Pelaksana BPBD, Erwin Endriatmoko yang dijagokan sebagai pengendali di OPD yang pernah dipimpin oleh Wasy Prajitno tersebut. “Dinas Perhubungan kemungkinan dari jajaran sekolah kedinasan. Bisa jadi Erwin yang akan di tempatkan disana,” kata sumber yang tidak mau disebutkan jati dirinya dalam publikasi media, Kamis (8/6).
Untuk Dinas Komunikasi Dan Informatika, besar kemungkinan juga akan disisi dari kalangan alumni sekolah kedinasan. Dodik Sumarsono, yang saat ini menjabat sebagai Camat Pringkuku, tidak menutup kemungkinan akan kembali pulang kandang. “Camat Pringkuku juga punya chance besar di mutasi sebagai Kadis Kominfo,” terang sumber yang juga dari kalangan ASN ini.
Lantas untuk Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja, masih sulit ditebak. Siapa jago bupati, masih misteri. Hanya saja menurut sumber tersebut, kuat diduga akan ada satu Kepala OPD yang hendak “dikandangkan” sebagai staf ahli bupati.
Dihubungi ditempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM setempat, Rudi Haryanto mengatakan, hingga hari kedua di bukannya pendaftaran calon JPTP melalui mekanisme seleksi terbuka, belum satupun ASN yang menyampaikan berkas pendaftaran.
“Mungkin masih melengkapi berkas persyaratan. Yang jelas sampai hari ini belum ada pendaftar,” kata Rudi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
Menurut mantan Sekretaris DPRD ini, biasanya tiga atau empat hari menjelang ditutupnya masa pendaftaran, baru ada pendaftar yang menyampaikan pemberkasan. “Mungkin nanti tiga atau empat hari menjelang penutupan baru ada pendaftar yang menyampaikan pemberkasan,” tukas Rudi.
