PDI-P dan Demokrat Berpinangan, Gagarin Terancam “Pisah Ranjang Politik” Dengan Mas Aji?

Pacitan- Pengamat politik di Pacitan, Hadi Subowo berpendapat, apabila rencana kongsi politik PDI-P dan Demokrat benar terjadi, peta politik di perhelatan Pilbup 2024, bakal berubah total.

Indrata Nur Bayuaji yang banter diberitakan akan kembali “rujuk” dengan Gagarin menuju kontestasi pemilu kepala daerah, terancam deadlock.

Menurut Hadi Subowo, Gagarin bisa jadi akan “pisah ranjang politik” dengan Mas Aji (Indrata Nur Bayuaji). PDI-P, lanjut Hadi Subowo, besar kemungkinan akan menjagokan bacawabupnya dengan Demokrat. “Kalau (kongsi politik) benar terjadi, tidak menutup kemungkinan Gagarin akan di ceraikan oleh Demokrat. Sebab Demokrat akan berpinangan dengan PDI-P,” kata purna bakti ASN yang akrab disapa Bowo ini memberi pendapat Senin (12/6) .

Selain persoalan cabup dan cawabup, pada Pileg nanti, bisa jadi suara PDI-P akan bertambah. Sedangkan Demokrat mungkin bertahan dengan 14 kursi.

Untuk suara Golkar, NasDem, PKS ataupun PKB dan Gerindra, bisa jadi akan “dicuri” oleh PDI-P. “Ini hanya sebuah kirka sementara. Benar dan tidaknya ya kita buktikan nanti usai hari H pencoblosan,” terang Bowo.

Seperti diketahui pada Pilbup 2020 lalu, hanya Demokrat dan Golkar yang bisa mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati tanpa harus berkoalisi. Demokrat dengan 14 kursi DPRD dan Golkar 9 kursi. “Pertaruhannya di Pileg 2024 nanti. Golkar jika ingin meningkatkan nilai tawarnya ya tentu harus bertahan dengan 9 kursi. Kalau sampai turun, mau nggak mau mereka harus melakukan koalisi untuk memenuhi ambang batas pencalonan,” beber Bowo.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *