Pacitan,Liputan 68.com- Merebaknya serangan flue seiring terjadinya pergantian musim di awal Agustus ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, telah menyiapkan berbagai langkah untuk meminimalisir sebaran penyakit mirip Covid-19 tersebut. Demikian pula jenis obat-obatan yang tergolong fast moving juga sejak dini telah mereka persiapkan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan setempat, Daru Mustikoaji mengatakan, perubahan iklim di wilayah Kabupaten Pacitan secara langsung berkaitan dengan perubahan kondisi lingkungan.
“Iklim dan cuaca adalah komponen fisik dari suatu ekosistem. Jika ada beberapa perubahan dalam komponen fisik dari ekosistem, itu akan memiliki efek pada kejadian dan pola penyebaran penyakit influenza,” kata pejabat yang banter dikabarkan bakal segera dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan, saat dikonfirmasi Rabu (9/8).
Influenza (flu), sambung Daru, adalah penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza yang dapat menyebabkan penyakit ringan sampai penyakit berat.
Penyebab influenza adalah virus RNA yang termasuk dalam keluarga Orthomyxoviridae yang dapat menyerang burung, mamalia termasuk manusia.
“Virus dapat ditularkan melalui air liur terinfeksi yang keluar pada saat penderita batuk, bersin atau melalui kontak langsung dengan sekresi (ludah, air liur, ingus) penderita,” jelas putra kandung dari tokoh pendidikan Pacitan, Untung Soedjadi ini.
Daya tahan tubuh seseorang, jelas Daru, akan sangat berpengaruh terhadap berat ringannya penyakit tersebut. Daya tahan tubuh dipengaruhi oleh pola hidup seseorang.
Flu sendiri merupakan suatu penyakit yang self-limiting, dimana bila tidak terjadi komplikasi dengan penyakit lain, maka setelah 4-7 hari penyakit akan sembuh sendiri.
