Pacitan,Liputan 68.com– Tak salah bila Bupati Pacitan, Raden Mas Tumenggung Indrata Nurbayuaji menerapkan sesanti “Sat Set Wat Wet” dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahannya.
Itu terbukti, dalam hal penanganan infrastruktur ataupun fasilitas umum yang rusak. Dalam waktu tak seberapa lama, kendala-kendala tersebut secara bertahap sudah bisa teratasi.
Seperti persoalan Pasar Arjosari, yang beberapa waktu lalu sempat terjadi insiden kebakaran. Bupati Aji mentargetkan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Tahun 2023 ini, langkah-langkah kedaruratan harus sudah tertangani.
Seperti disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Naker setempat, Acep Suherman. Ia membenarkan, langkah kedaruratan akan segera dilaksanakan di PAPBD tahun ini. “Pak Bupati menginstruksikan setiap tahun harus dialokasikan anggaran untuk pemeliharaan semua pasar daerah yang ada di Pacitan. Termasuk Pasar Arjosari, di PAPBD tahun ini segera dilaksanakan beberapa perbaikan,” kata mantan Sekretaris Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga ini, saat dikonfirmasi, Jum’at (25/8).
Menurut Acep, kegiatan rehabilitasi Pasar Arjosari dilaksanakan secara bertahap. Baik dengan alokasi APBD maupun anggaran tugas pembantuan dari pusat. “Pak Bupati intens melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, guna perbaikan pasar Arjosari yang beberapa waktu lalu sempat mengalami musibah kebakaran,” jelasnya.
Masih di kesempatan yang sama, Acep juga menuturkan, langkah perbaikan tersebut akan dilaksanakan dengan beberapa kebijakan penganggaran. Selain di PAPBD, pada APBD induk 2024, bupati juga menekankan adanya tindak lanjut untuk renovasi Pasar Arjosari.
