Dia berharap, gerakan ini bisa mendorong pihak-pihak lain untuk memberikan perhatian khusus kepada pendidikan usia dini di Kabupaten Labura. “Kami berharap gerakan ini bisa mendorong pihak lain di Labura, karena anak-anak kita harus diberi asupan pendidikan bermutu sejak dini,” ujarnya.
Untuk menandai inisiasi gerakan one book one student di Kabupaten Labura, pada kesempatan itu, Rama Dhona didampingi Ketua I Bunda PAUD yang juga isteri Wakil Bupati Labura, Ny. Zuhriani Samsul Tanjung, memberikan bantuan buku kepada seluruh siswa TK Negeri Pembina Aek Kota Batu.
Leader Konsultan Kemendikbud RI pada Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumut, Agus Marwan yang turut hadir pada kegiatan itu memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bunda PAUD Kabupaten Labura. Menurutnya, gerakan one book one student merupakan inovasi positif dalam memperkuat PMB di Kabupaten Labura.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang diinisiasi oleh Bunda PAUD Labura ini, gerakan ini salah satu inovasi positif dalam memperkuat Program Merdeka Belajar, daerah lain hendaknya juga melakukan inovasi-inovasi serupa,” ungkap Agus Marwan.
Turut hadir pada kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Labura Irwan Harahap yang diwakili Sekretaris Disdik Marapimpin Hasibuan, Kabid PAUD Ahmad Riduan beserta jajaran, Kepala TK Negeri Pembina Aek Kota Batu Sriati Jahro Hasibuan, dan Mitra Pembangunan BPMP Sumut diwakili Sekjen Forum Masyarakat Literasi Indonesia (Formalindo) Abdul Firman.
(LM-01)
