Liputan BERITA

Satu Lagi Fanatisme Anis Di Pacitan, Dukung Salam Dua Periode Untuk Mas Aji

Ditulis oleh Liputan68 pada 25 September 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Satu lagi fanatisme Capres Anis Rasyid Baswedan di Pacitan, sepakat mendukung “Salam Dua Periode” untuk Bupati Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji.

Dia adalah, Muhammad Arief Hidayat. Arif begitu ia akrab disapa menegaskan, untuk urusan Pilpres, Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar, tak akan pernah tergantikan. Akan tetapi urusan politik lokal, khususnya pada Pilbup mendatang, Mas Aji tetap menjadi pilihan terbaik.

“Sama seperti Ketua Jarnas Mas Wiwit, kami ini linier. Juga sampaikan salam dua periode buat Mas Aji (Indrata Nur Bayuaji, Red),” katanya, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon aplikasi chatting WhatsApp, Senin (25/9).

Arif menyadari, detik ini arus dukungan politik Partai Demokrat sudah tak lagi linier dengan capres yang didukungnya. Namun begitu, fenomena tersebut tak lantas melunturkan semangatnya untuk tetap mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Pacitan yang akan diusung oleh Demokrat. “Ya Mas Aji, tetap lanjutkan,” tutur dia.

Menurut Arif, disepanjang masa jabatannya, Mas Aji memang belum bisa memuaskan semua pihak. Namun setidaknya, belakangan ini sudah banyak gebrakan-gebrakan nyata yang ia lakukan, utamanya dalam hal pembangunan infrastruktur. Seperti jalan perbatasan, dan akses jalan menuju destinasi wisata.

“Kalau toh ada sejumlah pihak yang mengkritisi masih banyak jalan kabupaten yang rusak dan belum tertangani, sejatinya itu kembali pada kesadaran masyarakat sendiri.

Suatu misal, jalan baru di aspal namun dilalui kendaraan yang over tonase. Ya tentu bukan salah pemerintah kan. Sebaiknya masyarakat juga ikut handarbeni agar jalan-jalan tersebut tetap terjaga dan laik untuk dilalui,” jelasnya.

Masih di kesempatan yang sama, Arif juga menitipkan pesan kepada Mas Aji, agar lebih dekat lagi dengan masyarakat. Secara umum, penilaian masyarakat terhadap kepemimpinan Mas Aji, sudah cukup baik.

“Ya mungkin lebih di intensifkan lagi sholat berjamaah di masjid atau mushola, sehingga kedekatan dengan masyarakat akan lebih terjalin,” pesannya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian