Pemilu 2024, KPU Didorong Perhatikan Hak Penyandang Disabilitas

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Perhelatan pemilu pada 14-15 Februari 2024 nanti, wajib meliputi seluruh warga Indonesia termasuk penyandang disabilitas.

Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, menyatakan penyandang disabilitas termasuk ke dalam golongan ‘kelompok rentan’, yang harus dipastikan hak pilihnya menjelang pemilu nanti.

“Kita berharap adanya TPS yang ramah terhadap penyandang disabitas seperti bilik suara, ruang tunggu dan lainnya. Kemudian alat bantu untuk pemilih tunanetra, atau prosedur pendampingan untuk para penyandang difabel,” katanya melalui pernyataan tertulis, Sabtu (9/12/2023).

Baskami mengajak seluruh warga termasuk para penyandang disabilitas untuk menggunakan hak pilihnya.

“Hak pilih itu dijamin konstitusi untuk setiap warga negara, tidak boleh ada perbedaan,” tambahnya.

Liputan JUGA  Walaupun Sudah Dibekukan, Ketua Ranting PP Perbaungan Tetap Komit Dukung Soekirman-Ryan

Baskami mengatakan, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pada pasal 5 telah disebutkan hak-hak penyandang disabilitas.

Ia mengatakan, parap penyandang disabilitas mempunyai kesempatan yang sama sebagai pemilih.

“Saya mendorong KPU Sumut berkoordinasi dengan Dinsos Sumut, juga dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) guna sosialisasi pemilu ini kepada saudara-saudara difabel,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini Pemprov Sumut bersama DPRD Sumut telah mempersiapkan pengesahan peraturan daerah tentang disabilitas.

“Perda ini bertujuan menjamin, melindungi dan memenuhi hak penyandang disabilitas,” jelasnya.

  Banner Iklan Sariksa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *