Lantas bagaimana dengan perolehan kursi Golkar di DPRD pada Pileg 2024 yang hanya 7 kursi? Tentu fenomena tersebut mengharuskannya berkoalisi dengan partai lain, karena tidak memenuhi parliamentary threshold 20 persen untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati.
Menurut Pak Gecol, persoalan tersebut bukakanlah hal sulit bagi Golkar, khususnya Gagarin untuk menjalin komunikasi dengan partai lain diluar Demokrat. “Banyak partai yang baik dengan Pak Gagarin. Saya yakin, Golkar tidak kesulitan untuk bergabung dengan parpol lain agar bisa mengusung pasangan calon,” ujar dia.
Sementara itu Sekretaris DPD Golkar Pacitan, Lancur Susanto belum bisa dikonfirmasi berkaitan dengan wacana akan majunya Gagarin sebagai calon bupati di Pilbup 2024.
Saat dihubungi melalui telepon selulernya, orang nomor dua di jajaran DPD Golkar Pacitan tersebut, belum bersedia mengangkat sekalipun terdengar nada sambung di ponselnya.(Red/yun).
