
NTT, Liputan68.com- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sekretariat Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali melakukan sosialisasi.
Pada kali ini sosializasi berlangsung di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di Kota Kupang.

Kepala UPT SPMB UNS, Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini mendapat antusias yang luar biasa dari pihak kampus maupun perwakilan sekolah-sekolah yang ada di Kota Kupang.
“Jadi tujuan kegiatan ini, kita ingin mensosialisasikan, karena Kupang ini belum pernah kita kunjungi, antusias yang kita alami dari Kupang ini sangat luar biasa,” ucap Profesor Hadiwiyono kepada media ini, Kamis, (21/03/2024) di Aula Hotel Kristal Kupang.
Lebih lanjut dia mangatakan, jumlah mahasiswa UNS dari wilayah Indonesia Timur masih cukup sedikit, meskipun dari tahun ke tahun itu selalu ada, tetapi masih relatif sedikit sehingga perlu kita lakukan sosialisasi memberikan informasi dan edukasi kepada sekolah-sekolah.

Kepala UPT SPMB UNS, Prof Hadiwiyono juga mengatakan, mahasiswa yang berkuliah di UNS memiliki biaya hidup yang cukup rendah.
“Sebenarnya kalau sudah masuk jadi mahasiswa UNS itu jangan khawatir soal biayanya karena biaya hidupnya paling rendah, sudah cukup banyak alumni kita di NTT termasuk dari dosen Undana yang bercerita sedikit tentang kelebihan perkuliahan di UNS. Jadi dibanding kos di Solo dan di Kupang, biaya hidup di Solo lebih murah,” tutur dia.
Lebih dalam, Kepala UPT SPMB UNS, Prof Hadiwiyono menjalaskan Program Studi (Prodi) unggulan di Universitas Sebelas Maret.

“Jadi salah satu program studi baru dan saat ini telah menjadi Prodi unggulan di UNS itu ada Informatika dan sains data, malah ini jadi fakultas sendiri, kemudian yang Prodi baru yang banyak peminatnya itu bisnis digital, itu Prodi baru tahun kemarin tapi peminatnya mengalahkan prodi-prodi yang lama,” ucapnya.
“Kalau secara umum, favorit Itu ada Kedokteran, Farmasi, Psikologi, yang lain itu ada Manajemen Akuntansi serta Komunikasi. Untuk mahasiswa di UNS sendiri tiap tahunnya kami menerima Sepuluh ribuan mahasiswa dan tiap tahun mengalami peningkatan jumlahnya jadi secara keseluruhan kita ada 40 ribuan mahasiswa,” imbuhnya.
