MEDAN — LIPUTAN68.COM — Kehadiran
media sosial dan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan (AI), sangat membantu tugas jurnalisme di era digital saat ini.
Sebab, AI dan medsos dapat memberikan sejumlah manfaat yang signifikan dalam pengumpulan, verifikasi, dan penyebaran informasi serta menghadirkan berita yang lebih akurat dan relevan kepada publik.
“Keberadaan medsos dapat memerluas jangkauan audiens yang bisa direngkuh oleh wartawan. Ini membuka peluang untuk menjangkau pembaca di seluruh dunia, yang tidak mungkin dilakukan hanya melalui media tradisional,” kata Wartawan Senior Indonesia, Wicaksono, saat menjadi pemateri Pelatihan Jurnalistik Business Update Tranformasi Business Telkom Indonesia Area Regional I Sumatera di Kantor Witel Medan, Jalan HM Yamin Medan, Jumat (17/5/2024).
Hadir sebagai peserta puluhan wartawan dari berbagai media di Kota Medan, juga jajaran Telkom Indonesia Area Regional I Sumatera di Kantor Witel Medan.
“Interaksi langsung dengan audiens medsos memberikan platform bagi wartawan untuk berinteraksi langsung dengan pembaca. Ini memungkinkan wartawan mendapatkan umpan balik, menjawab pertanyaan, dan terlibat dalam diskusi yang memerdalam pengalaman berita bagi pembaca,” ujar pria yang karib disapa Ndoro Kakung itu.
Pada era medsos ini, kata dia, juga menjadi tantangan bagi wartawan yakni harus adu cepat dalam memberikan berita yang bisa mengorbankan akurasi dan kedalaman dalam pemberitaan. Kemudian medsos dapat mengalihkan perhatian pembaca dari berita mendalam ke konten yang lebih singkat dan viral.
“Kehilangan kontrol narasi, kredibilitas dan kepercayaan, monitoring, privasi dan etika, perubahan model bisnis dan monetisasi,” ungkapnya.
