Dia menegaskan, kegiatan launching Pilkada oleh KPU Pacitan tersebut sangatlah tidak penting.
“Rendahnya animo partisipasi pemilih, dan masifnya potensi politik uang dan kampanye hitam itu yang semestinya menjadi fokus perhatian”, terang Tonis, Senin (27/5).
“Di situasi masyarakat yang kadang beli beras saja sulit, anak-anak tidak bisa sekolah dan lanjut kuliah, uang rakyat malah dihambur-hamburkan untuk hal yang tidak penting”, imbuhnya.

Lebih lanjut, Tonis menyampaikan bahwa daripada uang rakyat dihambur-hamburkan lebih baik digunakan untuk sosialisasi guna meningkatkan partisipasi dan animo pemilih untuk menekan angka (golput) atau juga bisa digunakan untuk menaikan operasional PPK, PPS, KPPS.(Red/yun).
