PDI-P Pacitan Pastikan Tak Akan Buka Kran Koalisi Dengan Demokrat Di Pilbup 2024

Meski begitu, lanjut Heru, tak lantas membuat partai milik Presiden ke lima RI, Megawati Soekarno Putri itu marah atau tersinggung. “PDI-P lebih mengedepankan fleksibilitas terkait penjaringan bakal calon ini. Soal Ronny maupun Miko urung mengembalikan formulir, itu sepenuhnya hak mereka. Sebab sebagai calon bupati ataupun wakil bupati, itu perlu kesiapan menyeluruh. Tidak hanya asal-asalan. Ini yang kita hargai dan hormati,” jelas wakil rakyat dapil Kecamatan Ngadirojo-Sudimoro ini pada awak media.

Sementara soal kehadiran Ketua GMNI, Muhammad Tonis Dzikrullah sebagai bacawabup, Heru menegaskan, tetap akan ditindaklanjuti ke pusat. Pun kata Heru, juga tak menutup kemungkinan PDI-P akan kembali membuka penjaringan tahap kedua.

“Kita masih koordinasikan dengan DPW dan juga DPP. Apakah di buka penjaringan tahap kedua atau PDI-P tidak mengusung calon, sepenuhnya pusat yang akan memutuskan.

Kalaupun mengusung pasangan calon, tidak akan asal-asalan. Namun paslon yang benar-benar siap dan mumpuni.

Dan yang pasti, sebagaimana instruksi pusat, PDI-P Pacitan jelas tidak akan berkoalisi dengan Demokrat pada perhelatan Pilbup 2024 ini,” tegas Heru. (Red/yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *