Sementara di kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi.
Menurut mantan Kapolri ini, inflasi yang terkendali tidak hanya berdampak positif pada perekonomian daerah tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pacitan yang dikenal dengan julukan Paradise of Java, sambung Jenderal Polisi Bintang Empat ini, menunjukkan bahwa meski berada di daerah pesisir selatan Jawa Timur, mereka mampu mengelola perekonomian dengan baik.
Yang tentunya tidak lepas dari berbagai program strategis yang telah dijalankan oleh pemerintah daerah, seperti pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Pacitan.
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin langsung oleh Mendagri ini juga menjadi ajang bagi daerah-daerah untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam mengendalikan inflasi.
Dalam rapat tersebut, beberapa daerah berbagi kisah sukses mereka, termasuk inovasi dan kebijakan yang diterapkan untuk menjaga stabilitas harga komoditas di pasaran. Hal ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi daerah lainnya dalam menghadapi tantangan ekonomi.
“Dengan semangat kebersamaan dan inovasi yang terus dikembangkan, diharapkan Indonesia dapat mencapai stabilitas ekonomi yang lebih baik di masa mendatang,” tutur Jenderal Tito.
Selain fokus pada pengendalian inflasi, acara tersebut juga mengangkat pentingnya pengembangan tanaman obat herbal nasional.
Dalam konteks ini, Pemkab Pacitan juga telah menunjukkan potensi besar dengan mengembangkan berbagai jenis tanaman obat yang tidak hanya memiliki nilai ekonomis tinggi tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.
Penghargaan yang diraih Pemkab Pacitan tersebut tidak hanya menjadi prestasi bagi pemerintah daerah tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lainnya untuk terus berupaya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (Red/yun).

