
NTT, Liputan68.com– Guna meningkatkan sinergi dalam bidang pengelolaan kehumasan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan Bawaslu Kabupaten/kota se-NTT.
Rakor ini dilaksanakan di Hotel Neo Aston Kupang pada Sabtu, (24/8/2024) dengan bertajuk “Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi Serta Informasi Publik tahun 2024”.
Hadir dalam rapat tersebut antara lain, Ketua Bawaslu NTT, Nonato da Purificacao Sarmento, Para Anggota Bawaslu NTT, Kepala Sekretariat Bawaslu NTT, Ignasisus Jani serta Pejabat Struktural dan Fungsional Bawaslu Provinsi NTT.

Ketua Bawaslu NTT, Nonato da Purificacao Sarmento mengatakan bahwa saat ini Bawaslu Provinsi terus berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten/Kota untuk maksimalkan tugas bagian kehumasan terutama terkait publikasi dalam proses Pilkada 2024.
“Upaya kami saat ini supaya kerja media kita paten. Kami berharap seluruh hasil-hasil pengawasan itu harus dipublikasikan agar tersampaikan ke masyarakat sehingga masyarakat dan publik ini jadi tahu dampak positif dari apa yang kita kerjakan,” ujar Sarmento.
Lanjut Sarmento menegaskan, siapa yang menulis adalah siapa yan bisa membuat sejarah.

“Jadi bukan hanya banyak bicara, tetapi kita harus mempublikasikan atau dokumentasikan sehingga jangan sampai ada istiliah mubazir”
“Kita harus bisa menonjolkan sisi kreatifitas kita dengan teknologi yang semakin maju saat ini, hadirkan sesuatu yang menarik,” ucap Nonato Sarmento.
Sementara itu Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi NTT, Ignasisus Jani menjelaskan tiga indikator utama dalam menjalankan fungsi dan tugas bagian kehumasan agar efektif.

