TAPUT — LIPUTAN68.COM — Tim Hukum Satika-Sarlandy mengungkapkan saat ini Polres Tapanuli Utara (Taput) sedang bergerilya memanggil dan mengintimidasi para aparatur pemerintahan seperti kepala desa, camat bahkan masyarakat yang mendukung pasangan calon nomor urut 1, Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat.
“Seperti semalam (Rabu, 23 Oktober 2024) saya lihat ada dua orang kades di Huta Tinggi sedang dilakukan pemeriksaan di Polres. Dari data kami, mereka ternyata fanatis Ibu Satika. Sekarang yang kami lihat Polres lagi bergerilya memanggil, menakut-nakuti para kades yang mereka rasa tidak mendukung mereka,” ujar Ketua Tim Hukum Satika-Sarlandy, Rudi Zainal Sihombing kepada wartawan, Kamis (24/10).
Rudi Zainal juga mengungkapkan, informasi terbaru yang pihaknya peroleh bahwa camat Sipoholon dan kepala Desa Hutaraja Hasundutan ikut dipanggil dan diperiksa berdasarkan surat dari Unit Tipikor Polres Taput pada 21 Oktober 2024. Dugaannya adalah penyalahgunaan dana desa tahun anggaran 2023.
“Kita sampaikan jangan takut karena itu sifatnya undangan. Tidak perlu dihadiri pun tidak apa-apa. Kenapa seperti itu kan ada Inspektorat yang sudah lakukan audit internal terhadap penggunaan keuangan negara,” tegas dia.
Bijak Bermedsos
Rudi Zainal Sihombing turut berpesan kepada segenap tim pemenangan, relawan, dan masyarakat Taput agar bijak bersosial media (medsos). Menyampaikan pesan, komentar hingga postingan dengan tetap mengedepankan edukasi politik yang baik kepada masyarakat luas.








