Dalam kesempatan itu juga, Wakil Ketua Komisi IV DPRD TTS, Deksi Letuna mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh ChildFund dan Cita Madani.
“Dukungan ini kami sambut dengan gembira. Saya pikir memang ini sangat luar biasa, kami dari lembaga DPRD mensuport.
“Semoga dengan upaya ini angka kematian ibu dan anak di TTS bisa diminimalisir. Kita sangat bersyukur masih ada yayasan yang peduli terhadap daerah ini,”
“Harapan kita kedepan semoga pendampingan yang dilakukan oleh ChildFund dan Cita Madani ini bisa menyebar lagi ke desa dan kecamatan yang lain agar tingkat pemahaman masyarakat itu perlahan meluas,” ucap anggota fraksi Gerindra DPRD TTS ini.

Sementara itu, Speasialis Gizi Klinik dari RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang, Dokter Kartika Marola yang melihat dari sisi nutrien menyebut bahwa misalnya seorang anak ternyata konsumsi karbodiratnya lebih banyak dan proteinnya tidak cukup maka pertumbuhan anak tidak maksmial sehingga malnutrisi yang menyebabkan stunting.
“Yang perlu masyarakat ketahui bahwa gizi baik itu tidak harus mahal, justru real food untuk ibu dan anak itu lebih banyak ditemukan di desa,”
“Tapi kembali lagi apa masalah utama yang kita temukan, nah itu yang harus disesuaikan,” ujar Dokter Kartika.
Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) Prof. Dr. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes mengatakan bahwa pihaknya ingin terlibat langsung karena sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Tiga kewajiban utama yang harus dijalankan oleh perguruan tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga ini sangat sejalan,” ucapnya.
Selain itu, Kepala Puskesmas Panite, Niczon H. Ataupah berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut.
“Kami berharap kolaborasi dan koordinasi yang baik ini bisa terus diselenggarakan. Kami siap untuk mendampingi tim yang akan turun,” pungkasnya.
Turut hadir secara langsung maupun virtual dalam workshop ini, yakni Partnership Portfolio Officer-ChildFund International, Itha Kale; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Perwakilan Dinkes Provinsi NTT, Perwakilan Bappeda Provinsi NTT, Perwakilan Bappeda Kab. TTS, Perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab. TTS, Perwakilan Dinas Sosial Kab. TTS dan para peserta lainnya.***
