NTT, Liputan68.com- “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menyampaikan terima kasih yang tulus kepada lembaga ChildFund International di Indonesia bersama Yayasan Cita Masyarakat Madani (Cita Madani) yang sudah mau membantu pemerintah yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak,” ucap Asisten III Setda TTS, Agnes L. S. Fobia mewakili Bupati dalam sambutan saat membuka kegiatan kegiatan Workshop di Blessing Hotel, Kota Soe pada Selasa (15/4/2025).
Lanjutnya, upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak merupakan salah satu target pembangunan berkelanjutan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam tahun 2024-2029.
“Sangat penting untuk mendorong penguatan intervensi berbasis desa dan komunitas,” imbuhnya.

Spesialis Kesehatan dan Gizi ChildFund International di Indonesia, Siti Aisah mengatakan tindakan intervensi yang akan dilakukan berdasarkan assessment yang dilakukan.
“Assessment ini melibatkan akademisi dari FKM Universitas Nusa Cendana, dinas-dinas terkait, tenaga kesehatan dan juga berbagai pihak lainnya,”
“Setelah assessment ini kita akan kembangkan sebuah program bersama dari hasil temuan yang kita peroleh,” jelas Siti.

Direktur Yayasan Cita Madani, Silvester Seno mengatakan bahwa intervensi ini merupakan Project Kesehatan Ibu dan Anak dengan nama Desa SEHATI (Desa Sehat Terpadu Indonesia) yang dicangkan Cita Madani bersama ChildFund.
“Mulai April-Juni 2025 dilaksanakan Project SEHATI yang akan dilakukan di 3 Desa yaitu Desa Pollo, Batnun dan Oe’Kiu Kecamatan Amanuban Selatan,”
“Ini satu program untuk mendorong percepatan Penurunan angka kematian ibu dan bayi termasuk dalam indikator utama status kesehatan ibu dan anak (KIA) di tingkat desa,” ucapnya.

Diterangkannya, di TTS juga ada salah satu program dari ChildFund dan Cita Madani yaitu Program Health (Kesehatan) untuk Percepatan Penurunan Stunting/ASRP (Acceleration Stunting Reduction Program/ASRP) dilakukan di 4 Desa yaitu Desa Pollo, Batnun, Oe’ Kiu dan Bena di Kecamatan Amanuban Selatan.
