NTT, Liputan68.com- Pemerintah Kota Kupang terus berinovasi dalam pembangunan infrastruktur.
Proyek jalan hotmix Taebenu di Kelurahan Oebufu, senilai lebih dari Rp13 miliar akan segera dikerjakan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang menerapkan metode konstruksi terbaru yang belum pernah digunakan sebelumnya di kota ini.
Ekskul SMPN 11 Kota Kupang: Tempat Tumbuh dan Berprestasi, Tahun Ini Terima 352 Siswa
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan, menyampaikan bahwa proyek sudah dalam tahap pelaksanaan sejak kontrak ditandatangani.
“Sudah kontrak, saat ini mau PCM, setelah itu baru mulai dikerjakan,” ujarnya (18/6/25) di Kantor DPRD Kota Kupang.
Menata Pelayanan Publik yang Lebih Baik, BPS Kota Kupang Gelar FGD
Terkait dokumen Pre-Construction Meeting (PCM), Maxi menjelaskan bahwa masih akan ada pertemuan antara pihak dinas untuk menyesuaikan beberapa detail teknis.
Maxi menjelaskan, nilai kontrak pekerjaan tersebut sebesar Rp 13.269.000.000 bersumber dari dana alokasi umum (DAU) Tahun Anggaran 2025.
Menariknya, proyek ini mengadopsi metode bore pile, suatu teknik konstruksi pondasi dalam yang melibatkan pengeboran tanah, pemasangan tulangan, dan pengecoran beton untuk membentuk tiang vertikal yang kokoh.
Sukses di Bogor, ChildFund International di Indonesia Tangani Stunting di Kupang dan SBD
Teknik ini dikenal lebih kuat dan tahan lama, serta cocok untuk kondisi tanah yang menantang.
“Inovasi ini belum pernah diterapkan sebelumnya di Kota Kupang. Kita ingin memastikan infrastruktur kita lebih berkualitas dan tahan lama,” kata Maxi.
Dengan nilai proyek mencapai lebih dari Rp 13 miliar, penggunaan metode bore pile ini diharapkan menjadi tonggak baru peningkatan mutu infrastruktur jalan di Kota Kupang menuju pembangunan kota yang lebih modern dan andal.***








