Pacitan,Liputan68.com- Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Pemkab Pacitan, Sukanto mengatakan, bahwa melestarikan budaya asli tidak berarti menolak budaya baru.
Menurutnya, kedua hal tersebut dapat berjalan beriringan dan saling melengkapi. Budaya asli dapat dipertahankan dan dilestarikan sambil juga menerima dan mengadaptasi budaya baru yang dapat memperkaya kehidupan masyarakat.
“Mempertahankan dan melestarikan budaya asli sebagai identitas dan warisan. Mengadaptasi budaya baru dapat memperkaya kehidupan masyarakat,” katanya, Ahad (27/7/2025).
Lebih lanjut pejabat yang juga pegiat seni pencak silat ini mengungkapkan, melestarikan budaya asli serta menerima budaya baru, akan bisa menciptakan kekayaan budaya yang beragam.
“Pertukaran budaya sebagai sarana atau media untuk memperkaya pengetahuan dan pemahaman tentang budaya lain.
