51 Koperasi di NTT Ikut Diklat: Dekopinwil dan Dekopinda Tegaskan Harkop ke-78 Bukan Sekadar Seremoni

Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian Bagi Pengurus Koperasi

Dr. Made Susilawati, S.E., M.M dalam kesempatannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif yang dilakukan oleh gerakan koperasi di NTT.

“Dengan adanya bimbingan teknis (Bimtek) yang dilaksanakan oleh Dekopinwil dan Dekopinda, pada dasarnya bertujuan untuk memberikan literasi agar koperasi-koperasi bisa lebih tertib dan disiplin dalam menjalankan tata kelola kelembagaannya,”

“Harapannya, koperasi dapat menjadi koperasi yang sehat dan tertib secara keuangan, sehingga bisa mengetahui sejauh mana kinerja lembaganya,” ujar Made yang juga merupakan dosen dibeberapa kampus di NTT itu.

“Bimtek ini sangat membantu pengurus dan pengawas koperasi dalam mengelola risiko, mengevaluasi kinerja, dan memastikan arah koperasi tetap sesuai dengan tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat secara luas,” ucap Made.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Kupang, Nyoman Radjendra, menegaskan bahwa diklat ini merupakan langkah antisipatif terhadap perubahan regulasi yang kini mewajibkan koperasi menyusun laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP) setiap bulan.

“Kita ingin koperasi bergerak makin profesional, setara dengan lembaga keuangan lainnya. Dekopinwil dan Dekopinda hadir untuk memberikan edukasi agar koperasi kita bisa beradaptasi dan bertumbuh sehat di tengah tantangan zaman,” ujar Radjendra.

Kegiatan ini juga mencerminkan jati diri koperasi sebagai gerakan mandiri.

Seluruh biaya penyelenggaraan diklat, termasuk rangkaian acara Harkop ke-78 seperti bakti sosial ke panti asuhan, seminar, jalan sehat, hingga acara puncak, dibebankan sepenuhnya kepada koperasi peserta secara gotong royong, tanpa dukungan dana dari pemerintah.

“Sudah tiga tahun berturut-turut kami rayakan Harkop dengan biaya murni dari gerakan koperasi. Ini prinsip dari, oleh, dan untuk koperasi,”

“Ada koperasi yang menyumbang mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 2 juta, dan semua merasa ini bagian dari tanggung jawab bersama,” ucap Ketua Panitia Harkop ke-78 Provinsi NTT dan Kota Kupang, Dominikus Ancis.

Dijelaskannya lebih lanjut, seluruh peserta dan narasumber akan mendapatkan sertifikat resmi yang akan diserahkan saat puncak perayaan Harkop.

Sertifikat ini bukan sekadar tanda kehadiran, tetapi bentuk komitmen bahwa pendidikan adalah fondasi utama koperasi.

“Koperasi yang tidak dilandasi pendidikan akan sulit berkembang. Itulah sebabnya Dekopinwil dan Dekopinda rutin menggelar pelatihan sebagai bagian dari proses pembinaan dan peningkatan mutu manajemen koperasi,” tegas Dominikus yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur (Dekopinwil NTT),

Panitia juga menyampaikan harapan kepada koperasi-koperasi yang belum ikut serta dalam Harkop tahun ini. Mereka diimbau untuk mulai menyadari bahwa hari koperasi adalah hari lahir mereka sendiri yang wajib dirayakan bersama.

“Tahun depan, kami harapkan semua koperasi ikut ambil bagian. Ini bukan sekadar acara, tapi wujud kesadaran kolektif bahwa koperasi kuat jika kita bergerak bersama,” tutupnya.

Harkop ke-78 tahun ini bukan hanya perayaan simbolik, tapi menjadi manifestasi nyata semangat kemandirian, solidaritas, dan transformasi koperasi di NTT menuju masa depan yang lebih profesional, transparan, dan berdaya saing.

Untuk diketahui, 51 Koperasi yang terlibat dalam Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian Bagi Pengurus Koperasi dalam Rangka Hari Ulang Tahun Koperasi (Harkop) ke-78 Tahun 2025 Tingkat Provinsi NTT-Kota Kupang-Nusa Tenggara Timur, sebagai berikut:

KSP Kopdit Pintu Air, GKPRI NTT, KSP Sumber Berkatnya Abadi, PKPRI NTT, KSP Marieta Dispenda NTT, KSP Kopdit Timau Indah, KSP Kopdit Obor Mas, KSP Kopdit Sangosay.

KSP Kopdit Sukadamai, Kopjas Primadona Bank NTT, KSP Kopdit Solidaritas Sta Maria Assumpta, KSU Solagracia, KSP Kopdit Monafen, KSP Sejatera Abadi Flobamora, KSP Tegar Selalu Jaya.

KSU Nutri Bhakti Husada, KSP Kopdit Sanai, KSP Sumber Makmur Persada, KSP Madani Kupang, KSP Ranaka Sejahtera Bersama, KSP Ro Artha Mandiri, KSP Ro Jaya, KSP Sumber Berkat Alamindo.

KSP Kopdit Benefactor, KSP Damai SejahteraJaya, KSP Kopdit Adiguna, KSU Watan Lema Lamaholot, KSP Kebun Anggur Karmel, KSP SyaloomNuhila.

KSP Handayani, KSP Dewi Gangga, KPN Kasih, Koperasi Tunas Harapan, KSPCitra Akademi Undana, KSP Sejahtera Nduangara.

KSP FST Undana Jaya, KMP Kelautan Perikanan PPI, KPN Bogenvil, KSU Ritona, KPRI Abdi Tulus, KSU Patriot, Kopwan Maha Laksmi, KPRI Praja Mukti.

KSP Sahabat Setia SMN 6 Kpg, KPN Prasetya, Primkop Yonif 743 Naibonat, KSP Dedari Sehat Sejahtera, KPN Maju, KSU KK Arin, KSP Sto Petrus TDM dan KPN Terate SMPN 8 Kupang.***

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *