Disisi lain juga pemanfaatan sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik serta audit digital yang akan meminimalisir peluang terjadinya praktik korupsi dan kolusi.
“Optimalisasi aplikasi SiPasti dan penetapan HPS Konstruksi yang transparan dalam proyek konstruksi akan menciptakan proses yang lebih akuntabel dan efisien.
Langkah-langkah perbaikan harus dilakukan secara berkelanjutan dan berani dalam menjawab akar masalah integritas dalam organisasi publik secara tuntas,”tukasnya.
Sementara itu hadir pada kesempatan tersebut Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, Ketua DPRD Arif Setia Budi, jajaran Forkopimda dan seluruh Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Pacitan.(Red/yun).
