NTT, Liputan68.com- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Maxi Dethan, menyatakan optimisme tinggi terhadap penyelesaian proyek pembangunan jalan Taebenu Naimata yang tengah dikerjakan tahun ini.
Ia memastikan proyek tersebut akan rampung tepat waktu dan menjadi salah satu pekerjaan infrastruktur terbesar di Kota Kupang saat ini.
“Untuk jalan di Taebenu kita pastikan rampung di tahun ini, saya yakin habis. Taebenu saya sangat yakin dia selesai, itu yang paling besar saat ini pengerjaannya,” ujar Maxi penuh keyakinan (7/11/2025).
Selain proyek utama di Taebenu, sejumlah pekerjaan lapen dan drainase juga sudah mulai dikerjakan di berbagai titik dan ditargetkan akan segera selesai juga.
Sementara ada satu proyek hotmix yang bersumber dari anggaran provinsi masih menunggu proses lelang.
Dijelaskan Max, pembangunan jalan hotmix Taebenu di Kelurahan Oebufu, dengan nilai kontrak mencapai Rp13,26 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025.
Menariknya, proyek ini akan menggunakan metode konstruksi bore pile, teknik pondasi dalam yang melibatkan pengeboran tanah, pemasangan tulangan baja, serta pengecoran beton untuk membentuk tiang vertikal penopang.
Metode ini dikenal memberikan kekuatan lebih dan daya tahan tinggi terhadap kondisi tanah yang tidak stabil.
“Teknik bore pile ini baru pertama kali kami gunakan di Kota Kupang. Dengan metode ini, struktur jalan akan lebih kokoh dan tahan lama, sangat cocok untuk kondisi tanah di Taebenu,” jelas Maxi.
Penerapan teknologi baru ini menjadi langkah strategis Dinas PUPR Kota Kupang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan.
Pemerintah berupaya menghadirkan hasil pembangunan yang tidak hanya cepat selesai, tetapi juga berumur panjang dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.***








