Pacitan,Liputan 68.com-Pemerintah Kabupaten Pacitan terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal desa. Hal ini terlihat dari kunjungan Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Prayitno, ke Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo, yang diisi dengan diskusi bersama Kepala Desa setempat terkait pengelolaan hutan rakyat.
Dalam diskusi tersebut, dibahas potensi hutan rakyat milik warga Desa Tanjungpuro yang luasnya hampir mencapai dua pertiga dari total wilayah desa. Lahan tersebut dinilai sangat strategis untuk dikembangkan sebagai kawasan produksi pangan dan hortikultura, seperti cabai, ketela, kacang tanah, jagung, pisang, hingga berbagai jenis buah-buahan.
Pengembangan hutan rakyat untuk komoditas pangan merupakan salah satu pendekatan penting dalam membangun ketahanan pangan desa. Selain memperluas sumber pangan, pola ini juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, serta menjaga keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan lahan yang produktif dan terkontrol.
Kepala Desa Tanjungpuro, Tukiyadi, menyampaikan bahwa secara potensi desa sangat siap mendukung program tersebut. Namun, masih terdapat kendala utama yang perlu segera mendapat perhatian, yakni belum tersedianya akses jalan menuju kawasan hutan rakyat yang dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Kondisi ini menjadi tantangan dalam mendukung kelancaran pengelolaan lahan dan distribusi hasil pertanian ke depan,” ujar Prayitno, Selasa (3/2/2026).
Keterbatasan infrastruktur akses dinilai dapat menghambat efisiensi produksi, distribusi hasil panen, serta minat masyarakat untuk mengelola lahan secara optimal. Padahal, ketersediaan akses jalan merupakan faktor penting dalam mendukung rantai ekonomi pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga pemasaran hasil.
Tukiyadi, sambung Prayitno, berharap ke depan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan infrastruktur pendukung menuju kawasan hutan rakyat. Dengan dukungan tersebut, program ketahanan pangan di Desa Tanjungpuro diharapkan dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.








