Palembang – LIPUTAN68.COM – Ditengah wabah pandemi Covid-19 yang masih melanda di Indonesia aksi-aksi kekerasan premanisme makin tak terkendali yang terkadang berakhir dengan kehilangan nyawa.
Ketua Umum Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia (LAAGI), Sukma Hidayat dan juga tokoh aktivis Sumatera Selatan mengecam atas tindakan kekerasan pelaku penyiraman cuka parah (air keras) terhadap salah satu aktivis agraria di Desa Campang Tiga Ulu Kabupaten OKU Timur.
Sukma mengatakan pelaku kekerasan penyiraman cuka parah (air keras) harus ditindak tegas jika perlu Polri tembak mati pelaku dan dalang yang menyuruh pelaku untuk melakukan tindakan kekerasan penyiraman cuka parah. Minggu, (21/06/2020)
“Kami dari Lintas Aktivis Antara Generasi Indonesia meminta kepada pihak kepolisian untuk bertindak tegas jika perlu tembak mati bagi pelaku maupun dalang di balik insiten penyiraman cuka parah yang terjadi di Desa Campang Tiga Ulu Kabupaten OKU Timur yang mengakibatkan salah satu aktivis mengalami cidera sekujur tubuhnya hingga harus mendapatkan perawatan insentif di Rumah Sakit” tegasnya.
