Pacitan, liputan68.com- Relawan SBY untuk Pacitan, geram atas beredarnya spanduk yang mencatut nama besar SBY. Spanduk tersebut terpasang dari kubu pasangan calon lain, yang bukan diberangkatkan dari Partai Demokrat dan koalisinya.
Ketua Relawan SBY Untuk Pacitan, Gondo Mono mengatakan, menanggapi beredarnya nama SBY yang di pakai alat propaganda paslon lain, Itu menunjukan bahwa sebenarnya komponen yang ada di tubuh mereka lemah.
Sehingga saat ini mereka menggunakan nama baik pendiri Partai Demokrat tersebut, sebagai alat propaganda. “Bagaimana tidak, dulu sebelum rekom turun banyak suara liar yang menjelek-jelekkan Pak SBY. Sekarang pada saat mendekati hari H pencoblosan, justru digunakan sebagai alat propaganda mereka,” kata Gondo, Selasa (24/11).
Dia menegaskan, sangat tidak etis, tokoh yang tidak mengusung mereka, namun dijadikan alat propaganda masyarakat. “Saya kira sangat tidak etis, dalam konteks Pilbup saat ini. Walaupun memang, Pak SBY itu milik seluruh masyarakat. Dalam kata lain (bener ning ora pener). Lagi pula masyrakat tidak sebodoh seperti yang mereka kira.
Jelas Bapak SBY mendukung Paslon nomor urut satu, Indrata Nur Bayuaji-Gagarin. Ini contoh pembodohan politik bagi masyarakat,” kritiknya.

