Pacitan, liputan68.com- Dibalik kesibukannya menjalankan roda usaha, Imam Wahyudi, salah seorang pengusaha sukses di Pacitan, rupanya juga suka meluangkan waktu untuk memasak.
Itu ia lakukan semata-mata untuk memberikan keteladanan kepada anak buahnya, agar bisa mandiri. “Hidup jangan bergantung. Namun bagaimana bisa mandiri dan berdaya guna bagi orang lain,” tutur Imam Wahyudi, saat memasak nasi goreng di gasibo halaman wingking kediamannya Lingkungan Blumbang, Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Senin (18/1).
Menurut pria yang akrab disapa Yudi ini, kepiawaiannya memasak, itu ia dapatkan dari hasil bertukar pikiran dengan beberapa pengusaha kuliner yang sering ia datangi.
Utamanya di Jawa Tengah, seperti Kecamatan Praci, Kabupaten Gunung Kidul dan Kecamatan Baturetno, Wonogiri. “Pengalaman memasak ini saya dapatkan dari para penjual nasi goreng atau mie jawa yang kebanyakan ada di Jateng,” tuturnya.
Bagi Yudi, memasak juga menjadi media untuk relaksasi. Selain juga untuk lebih akrab dengan para pekerjanya. “Mereka (pekerja), suka masakan saya,” ujarnya lantas tersenyum kecil.
Tak ada rasa canggung atau kaku, ketika Yudi memegang peralatan memasak. Sepeti ulekan, lemper, dan penggorengan.
Dengan cekatan, bapak dua putri ini menghaluskan bumbu, seperti bawang merah, bawang putih, cabe, tomat, dan garam, lantas memasukannya ke dalam wajan untuk digoreng.
