Pacitan,Liputan 68.com- Salah seorang tokoh masyarakat di Pacitan, Wasono, ikut urun rembug berkaitan dengan seringnya kendaraan besar yang terjebak di jalur alternatif Pacitan-Sedeng, akibat panduan Google maps.
Menurut pegiat Ormas Pemuda Pancasila ini, kalau kendaraan seperti bus pariwisata yang dari luar kota, masih bisa dimaklumi karena sopir kurang menguasai medan jalan dan juga kurang memperhatikan rambu-rambu jalan.
Disinilah pentingnya kehadiran Dinas Perhubungan dengan melibatkan Dinas Pariwisata untuk menyampaikan road map kepada perusahaan organda (PO) dan biro perjalanan atau pariwisata.
“Kalau kendaraan lokal, diduga mereka sengaja mengabaikan rambu yang terpasang, dengan dalih jarak tempuh dan waktu tempuh lebih dekat dan cepat.
Solusinya, Dinas Perhubungan dan instansi terkait seperti Satuan Lalu-lintas, intens melakukan patroli untuk memantau jalur lintas alternatif Pacitan-Sedeng,” ujar Wasono, Selasa (28/5).
