Gegara Google Maps, Banyak Kendaraan Besar Kesasar Di Jalur Pacitan-Sedeng. Begini Pendapat Tomas Di Pacitan
Pacitan,Liputan 68.com- Salah seorang tokoh masyarakat di Pacitan, Wasono, ikut urun rembug berkaitan dengan seringnya kendaraan besar yang terjebak di jalur alternatif Pacitan-Sedeng, akibat panduan Google maps.
Menurut pegiat Ormas Pemuda Pancasila ini, kalau kendaraan seperti bus pariwisata yang dari luar kota, masih bisa dimaklumi karena sopir kurang menguasai medan jalan dan juga kurang memperhatikan rambu-rambu jalan.
Disinilah pentingnya kehadiran Dinas Perhubungan dengan melibatkan Dinas Pariwisata untuk menyampaikan road map kepada perusahaan organda (PO) dan biro perjalanan atau pariwisata.
“Kalau kendaraan lokal, diduga mereka sengaja mengabaikan rambu yang terpasang, dengan dalih jarak tempuh dan waktu tempuh lebih dekat dan cepat.
Solusinya, Dinas Perhubungan dan instansi terkait seperti Satuan Lalu-lintas, intens melakukan patroli untuk memantau jalur lintas alternatif Pacitan-Sedeng,” ujar Wasono, Selasa (28/5).
Selain itu, Wasono juga berharap agar pos pantau yang sudah ada, untuk kembali di fungsikan. Dengan begitu, akan bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya kendaraan besar yang kesasar.
“Kedepankan pendekatan persuasif dan bila diperlukan lakukan tindakan represif bagi kendaraan besar yang memang abai dengan imbauan yang diberikan,” tegas dia.

Sementara itu, Kabid Lalu-lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Pacitan, Agus Winarno, menyampaikan trimakasih atas kepedulian masyarakat untuk memberikan sumbangsih pendapat, demi keselamatan bersama.
Namun begitu, sambung Agus, urusan lalu-lintas ini tidak cukup terselesaikan di Dinas Perhubungan. Akan tetapi harus melibatkan sektor lain. Baik unsur Kepolisian, organda dan juga simpul masyarakat.
“Masalah ini perlu penyelesaian secara pentahelix sistem. Termasuk dengan forum lalu-lintas akan kita kaji ulang. Termasuk mengaktifkan lagi pos-pos pantau yang ada disejumlah lokasi,” ujar Agus, di tempat terpisah. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan