Sebelumnya para ahli mengkritik uji coba yang dilakukan di Gamaleya Institute setelah para peneliti dan direkturnya menyuntikkan diri mereka dengan prototipe Vaksin Covid-19 beberapa bulan yang lalu.
Kemudian para ahli menyebut langkah itu ceroboh dan tergesa gesa untuk memulai percobaan pada manusia. Bahwa tidak ada vaksin berbasis adenovirus yang terbukti efektif.
Menteri Perindustrian Denis Manturov dalam pernyataan resmi yang disiarkan melalui kantor berita Pemerintah Rusia TASS (3/8) mengatakan, Bahwa mereka memastikan akan dapat memproduksi vaksin dengan volume produksi beberapa ratus ribu per bulan mulai bulan depan, dan selanjutnya secara bertahap meningkatkannya menjadi ” beberapa juta” dosis perbulannya mulai awal tahun depan.
Ia juga mengatakan salah satu pengembang Vaksin sedang mempersiapkan produksi di tiga lokasi di Rusia tengah sebagai tempat produksi massal Vaksin tersebut. Vaksin lain, yang dikembangkan oleh laboratorium Vektor yang berbasis di Siberia, saat ini sedang menjalani uji klinis dan dua lagi akan memulai pengujian pada manusia dalam dua bulan ke depan, Demikian Menteri Kesehatan Mikhail Murashko mengatakan Sabtu (1/8) yang dikutip dari AFP.
Editor : RI
