Liputan BERITA

RUSIA SEGERA PRODUKSI VAKSIN COVID-19 MULAI SEPTEMBER, MASIH KONTOVERSI

Ditulis oleh Liputan68 pada 8 Agustus 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

MOSKWA – LIPUTAN 68.COM – Pemerintah Rusia mengklaim dalam suatu pernyataan resmi bahwa negara ini adalah yang pertama kali dapat memproduksi Vaksin Covid-19 “Kita akan berada di depan tidak hanya dari Amerika Serikat tetapi juga dari negara-negara lain, termasuk China.

Vaksin Rusia adalah yang pertama didaftarkan dinegara sebagai vaksin coronavirus ” kata Ketua RDIF Kirill Dimitriev yaitu Lembaga Dana Investasi Langsung Rusia yang disiarkan melalui Televisi Senin (3/8-2020).

Saat ini telah siap untuk memproduksi Vaksin Covid-19 secara massal mulai bulan September. Tetapi hasil ini masih memicu kontroversi karena masih menyimpan pertanyaan ” Bagaimana mereka mengembangkannya” ? Tidak ada penjelasan lebih lanjut.

Sebelumnya Moskwa telah menampik tuduhan dari AS, Kanada dan Inggris bahwa sekelompok peretas yang terkait dengan Badan Intelijen Rusia berusaha mencuri Vaksin tentang Covid’19 dari Laboratorium negara negara Barat.

Pada dasarnya Vaksin yang dikembangkan di Rusia mirip dengan calon vaksin Covid-19 buatan CanSino China yang saat ini sedang dalam tahap uji klinis lanjutan.

Vaksin Gamaleya yang dikembangkan oleh Gamaleya Institute di Moskow juga disebut vaksin virus vektor, yang artinya vaksin ini memakai virus lain untuk membawa DNA guna memicu respons imun yang dibutuhkan ke dalam sel-sel.

Sebelumnya para ahli mengkritik uji coba yang dilakukan di Gamaleya Institute setelah para peneliti dan direkturnya menyuntikkan diri mereka dengan prototipe Vaksin Covid-19 beberapa bulan yang lalu.

Kemudian para ahli menyebut langkah itu ceroboh dan tergesa gesa  untuk memulai percobaan pada manusia. Bahwa  tidak ada vaksin berbasis adenovirus yang terbukti efektif.

Menteri Perindustrian Denis Manturov dalam pernyataan resmi yang disiarkan melalui kantor berita Pemerintah Rusia TASS (3/8) mengatakan, Bahwa mereka memastikan akan dapat memproduksi vaksin dengan volume produksi beberapa ratus ribu per bulan mulai bulan depan, dan selanjutnya secara bertahap meningkatkannya menjadi ” beberapa juta” dosis perbulannya mulai awal tahun depan.

Ia juga mengatakan salah satu  pengembang Vaksin sedang mempersiapkan produksi di tiga lokasi di Rusia tengah sebagai tempat produksi massal Vaksin tersebut. Vaksin lain, yang dikembangkan oleh laboratorium Vektor yang berbasis di Siberia, saat ini sedang menjalani uji klinis dan dua lagi akan memulai pengujian pada manusia dalam dua bulan ke depan, Demikian Menteri Kesehatan Mikhail Murashko mengatakan Sabtu (1/8) yang dikutip dari AFP.

Editor : RI

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian