Putri Champa dan Runtuhnya Majapahit

Salah satu keturunan Raja Brawijaya V yg kemudian menjadi murid Sunan Ampel adalah Raden Patah. Raden Patah menolak menjadi Bupati Palembang oleh ayahnya, dia memilih berlayar ke pulau Jawa, dan berlabuh di Ampel Delta, dan bertemu dengan Sunan Ampel. Raden Patah kemudian berguru pada Sunan Ampel.

 

Tak lama kemudian Raden Patah menghadap sang Raja yg tak lain adalah ayahnya sendiri utk mengabdi di Kerajaan Majapahit. Dan oleh sang Ayah, Raden Patah diangkat menjadi Bupati di daerah Glagah wangi yg skg disebut Demak. Sekalipun sdh menjadi Bupati Raden Patah pun masih tetap belajar Islam kpd Sunan Ampel. Hingga kemudian sang guru menikahkan putrinya kepada sang muridnya. Hingga kemudian Raden Patah dan Sunan Ampel merintis pembangunan Mesjid Agung Demak di desa Kauman pd thn 1447. Kemudian mesjid ini terus disempurnakan hingga menjadi markasnya Wali Songo.

 

Pada tahun 1478, Giridrawardhana putra dari Raja Suprabhawa yg digulingkan oleh Raja Brawijaya V ini menuntut balas atas kematian Ayahnya. Majapahit pun diserbu oleh pasukan yg bermarkas di Dhaha ini. Raja Brawijaya V pun berhasil digulingkan. Ada beberapa versi akhir nasib dari Brawijaya V ini. Ada versi lari ke Demak ke tempat anaknya, ada versi lari ke Gunung Lawu utk melakukan Moksa. Dan ada versi sang raja gugur saat penyerbuan itu.

 

Naiknya Girindrawardhana membuka kesempatan bagi Raden Patah utk meluaskan kekuasaannya. Sebenarnya Raden Patah sdh lama berambisi hendak menaklukkan Majapahit, namun Sunan Ampel selalu melarangnya. Sekalipun Majapahit berbeda agama, tetapi Brawijaya V tetaplah ayah Raden Patah.

 

Seiring dengan Majapahit dikuasai oleh Girindrawardhana, dan Sunan Ampel pun wafat, barulah Raden Patah menyusun rencana utk merebut Majapahit. Utk itu dia mengumpulkan dari para pendukungnya dari daerah2 Islam spt Gresik, Tuban, dan Jepara. Raden Patah jg meminta nasehat dan bantuan dari anggota Wali Songo.

 

Dan penyerangan pun berhasil. Girindrawardhana pun ditangkap dan diadili. Setelah Majapahit takluk, Raden Patah kemudian mendirikan Kerajaan Islam Demak. Masa kejayaan Majapahit pun berakhir di Nusantara, dan muncullah Kerajaan Islam pertama di tanah Jawa.

(M-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *