PURBALINGGA – LIPUTAN68.COM – Untuk mengejar target program pembangunan SDM, Kemnaker kembali meluncurkan program bantuan BLK Komunitas Tahap II Tahun 2020. Peluncuran program tahap II ini ditandai dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama antara Ditjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan dengan perwakilan penerima bantuan BLK Komunitas di Purbalingga, Jawa Tengah, hari Rabu (19/8/).
BLK Komunitas yang merupakan program unggulan Kemnaker adalah suatu unit atau fasilitas pelatihan vokasi yang didirikan di lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, seminari, dhammasekha, pasraman, dan komunitas lainnya.
BLK komunitas ini berfungsi untuk menyelenggarakan pelatihan kompetensi/keahlian, guna memberikan keterampilan kerja kepada siswa dan komunitas masyarakat di sektiar lembaga, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau mendorong untuk berwirausaha.
“Tahap I sudah dilaksanakan di Jakarta, dan untuk tahap II giliran kami menemui langsung komunitas di daerah. Saya harap acara ini menjadi kelanjutan kerja sama yang baik demi komitmen nyata kita semua untuk turut serta berperan aktif dalam mempercepat peningkatan kompetensi SDM Indonesia,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, usai menyaksikan penantanganan Perjanjian Kerja Sama.
Menaker Ida menjelaskan bahwa BLK Komunitas merupakan terobosan dari Presiden Joko Widodo sejak tahun 2017. Trobosan ini bertujuan untuk melengkapi soft skill dan pendidikan karakter di lembaga pendidikan keagamaan dengan tambahan keterampilan atau hard skill. Pendirian BLK Komunitas adalah upaya meningkatkan sebaran lembaga pelatihan kerja, serta mendekatkan akses pelatihan kepada masyarakat atau komunitas.
“Diharapkan dengan hadirnya BLK Komunitas, maka santri dan siswa lembaga pendidikan keagamaan serta masyarakat di sekitarnya, mendapatkan akses pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal,” ujar Menaker Ida.








