Soekirman : Rakyat Yang Paling Tau Siapa Pemimpinnya

MEDAN – LIPUTAN68.COM – Penolakan pendaftaran Soekirman-Tengku Ryan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai hanya sebagai upaya kaum borjuis dan kapitalis lokal untuk menghempang langkah mereka dalam membangun Kabupaten tersebut ke arah yang lebih baik. Namun Soekirman yang merupakan bupati petahana yakin dan optimis akan tetap maju membawa suara rakyat.

Hal itu diungkapkan Soekirman dalam siaran pers virtual, Kamis (10/9). Tokoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sumut tersebut menuturkan bahwa penolakan KPU terhadap pencalonannya adalah bukti nyata kriminalisasi demokrasi dalam melanjutkan semangat reformasi yang memperjuangkan kedaulatan suara rakyat. Karena upaya menciptakan calon tunggal pada Pilkada Sergai merupakan gambaran ketidak sanggupan sejumlah pihak dalam mengambil suara rakyat.

“Terlebih saat ini rakyat di Sergai merupakan masyarakat yang sangat mengenal siapa pemimpinnya. Suara rakyat suara Tuhan. Rakyat bersatu tak terkalahkan. Rakyat yang paling tau siapa pemimpin sebenarnya. Kalau terkumpul bandar judi perjuangannya bukan untuk suara rakyat tetapi untuk calon tunggal,” katanya.

Soekirman menjelaskan bahwa alasan KPU Sergai menolak pendaftaranya karena B1KWK Partai Amanat Nasional (PAN) diberikan pada calon lain. Padahal per tanggal 3 September pihaknya sudah menerima B1KWK yang mendukung Soekirman maju bersama Tengku Ryan. Selain itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN juga sudah mengganti pimpinan di Sergai. Dengan kata lain, menurut Soekirman pendaftaran PAN yang diterima KPU tidak sah. “Kita sudah memberitahukan itu ke KPU, namun KPU berjalan bahwa apa yang ada di Sipol itulah yang mereka ikuti,” jelasnya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *