LIPUTAN68.com – Ketua Ilmuwan di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan mengatakan bahwa kecil kemungkinan dunia akan kembali normal hingga 2022 karena pandemi Covid-19. Menurut Swaminathan, banyak orang membayangkan bahwa pada Januari 2021 vaksin tersedia di seluruh dunia, dan semua akan kembali normal setelahnya, “tapi itu hanya sebuah fantasi, bukan begitu cara kerjanya.”
Swaminathan menunjukkan bahwa waktu yang paling masuk akal untuk meluncurkan vaksin Covid-19 adalah pada pertengahan 2021 dan efek dari imunisasi vaksin tersebut tidak akan terjadi dalam semalam. “Menggunakan masker dan jaga jarak (social distancing) masih diperlukan untuk sementara waktu,” ujar Soumya, Rabu, (16/09/2020).
Dikutip dari Fox News, WHO mengungkapkan bahwa dibutuhkan antara 60-70 persen populasi manusia yang telah memiliki kekebalan sebelum kita bisa mulai melihat penurunan yang drastic dari penularan virus ini. “Kami juga tidak tahu berapa lama vaksin ini akan melindungi, itulah tanda tanya besar lainnya. Berapa lama kekebalan ini bisa bertahan? Mungkin saja Anda membutuhkan hal lain untuk memperkuatnya,” lanjut Soumya.
Minggu ini, pendiri Microsoft, Bill Gates, membuat prediksi serupa. Miliarder itu membantu mendanai banyak upaya vaksin. Berbicara dengan New York Magazine, Gates mengatakan kekebalan masyarakat secara global tampaknya tidak mungkin kembali normal sampai 2022. Menurut pemilik Bill & Melinda Gates Foundation itu, distribusi vaksin akan menjadi tantangan selanjutnya jika 80 persen dari semua vaksin disetujui dan mendapatkan semua kapasitas untuk memberantas virus Covid-19.
“Itu memakan waktu hingga 2022. Anda berharap itu tidak melewati tahun 2022?” ungkap Gates.
