LAB PCR BULELENG SEGERA RAMPUNG, CAPAI 45 TES SEHARI

Dengan adanya alat ini juga diharapkan lebih cepat dalam melakukkan diagnosa dan para petugas dari Dinas Kesehatan akan lebih cepat melakukan pelacakan sehingga wabah ini lebih cepat dilokalisir dan dihentikan. “Namun, yang utama adalah tentu kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan,” paparnya.

Kedepannya, sarana ini merupakan alat-alat canggih dan menjadi orientasi kedepan. Visi kedepan adalah menjadikan sarana tersebut sebagai salah satu sarana penelitian di Bali Utara dan mendukung tugas baru RSUD Buleleng sebagai rumah sakit pendidikan yakni rumah sakit kedokteran Undiksha.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa saat dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa saat ini gugus tugas juga sedang dalam proses penyediaan alat-alat pendukung lab PCR tersebut. Kurang lebih dua minggu lagi sudah dapat menggunakan alat-alat tersebut.

Selama ini kendala Pemkab Buleleng dalam penanganan covid-19 juga dari keterlambatan proses keluarnya hasil lab PCR mengingat banyaknya jumlah spesimen yang diuji oleh rumah sakit di Denpasar. Dengan adanya lab tersebut dan didukung juga dengan kemampuan alat-alat pendukung lainnya yang memadai dinilai mampu melakukan pengujian spesimen di atas jumlah penambahan kasus baru saat ini.

“Tentu ini sangat membantu gugus tugas dalam penanganan covid-19 di Buleleng, dan tidak lagi berhari-hari menunggu untuk mengetahui hasil lab. Sehingga gugus tugas dapat segera mengambil langkah-langkah pencegahan dan edukasi terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Junior
Editor: Francelino

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *