Polisi Cepek Sering Sebabkan Kemacetan, Pengamat: Karena Tidak Ada Polisi yang Bertugas

“Ya memang lah mereka begitu kan karena enggak ada kerjaan. Kalau ada pasti enggak begitu. Bagusnya sih diberdayakan, diberi pelatihan atau sejenisnya,” harapnya.

Terpisah, pengamat Hukum Sumut, Muslim Moeis mengatakan keberadaan polisi cepek yang kerap ada di persimpangan jalan Kota Medan disebabkan karena tidak adanya polisi yang bertugas.

“Mereka di situ kan ada sebabnya, karena polisi tidak ada. Ini kesalahan Dirlantas karena tidak diberdayakan petugas untuk mengamankan lalu lintas,” ujar Muslim, Kamis (22/10/2020).

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Hukum Pembaharuan Peradilan (PuSHPA) Sumut ini mengatakan bahwa Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut seharusnya lebih aktif dalam mengawasi dan menertibkan lalu lintas.

“Harusnya polisi lalu lintas itu lebih aktif dalam mengawasi dan menertibkan lalu lintas, karena itu tugas nya. Kalau lah mereka ada di persimpangan jalan, mana mungkin ada polisi cepek,” katanya.

Ia juga mengatakan, tugas untuk menertibkan lalu lintas seharusnya dilakukan oleh yang sudah digaji oleh negara.

“Harusnya yang bertugas itu polisi yang digaji, bukan polisi cepek. Mereka kan enggak ada gajinya,” pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *