Pacitan, liputan68.com- Belumlah usai badai coronavirus, kini musibah bencana banjir dan tanah longsor kembali mendera sejumlah wilayah di Pacitan.
Hingga Ahad (1/11) petang, dilaporkan banyaknya akses jalan, pemukiman warga serta fasilitas umum yang rusak lantaran diterjang tanah longsor dan banjir bandang.
Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo, mengatakan, merujuk hasil laporan dari lokasi kejadian bencana, akibat meluapnya Sungai Jelok dan Sungai Jati, beberapa pemukiman, area persawahan dan fasilitas umum, tergenang air bah. “Adapun lokasi kejadian dilaporkan sebagai berikut, Sungai Jelok orde 2 (anak sungai Grindulu), Kecamatan Pacitan, tepatnya di Desa Kayen, Sukoharjo, Sirnoboyo, Kembang dan Kecamatan Kebonagung yaitu, Desa Banjarjo, Desa, Kebonagung, Dan Desa Purwoasri. Kemudian Sungai Jati orde 2 (anak sungai Grindulu)
Kecamatan Pacitan, Desa Purworejo.
Akibat luapan air bah dari dua anak sungai tersebut mengakibatkan pemukiman, sawah dan fasilitas umum tergenang,” kata Didik, disela-sela kegiatan peninjauan lokasi bencana.
