Indartato juga mengajak masyarakat, jangan mudah terhasut oleh kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Misalnya, jangan datang ke TPS karena Indrata Nur Bayuaji-Gagarin, sudah menang. “Ini tidak benar, mari datang ke TPS dan coblos nomor satu,” ajaknya.
Mantan Kepala Bappeda ini juga memohon pamit, mengingat tak lama lagi harus purna tugas dari jabatan Bupati Pacitan. “Mohon maaf, kalau selama 10 tahun ini mungkin belum bisa menjadi pelayan yang baik. Pesan saya, jangan lupa tanggal 9 Desember, datang ke TPS dan coblos nomor satu,” pungkasnya. (yun).
