Pemkab Buleleng Mulai Rangkum Kuliner “Sobean” Khas Buleleng

Singaraja, LIPUTAN68.com – Terobosan baru dilakukan Pemkab Buleleng, Bali. Terobosan itu dimulai dengan melakukan diversifikasi dengan merangkum beberapa kuliner terbaik khas Bali Utara. Upaya ini dilakukan dengan menggelar lomba olahan buah lokal yang dijadikan rujak dan jajanan tradisional yang berbahan dasar tepung singkong dan tepung sukun.
Kegiatan ini dinamakan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Gelar Pangan dirangkaikan dengan Explore Rujak Buleleng, bertempat di Gedung Imaco Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/11/2020).

Saat ditemui usai acara, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan diversifikasi pangan lokal ini digelar untuk mengkolaborasikan pangan lokal Buleleng. Untuk nantinya dirangkum dan ditentukan mana yang terbaik. Buleleng sudah melakukan hal serupa terkait dengan eksplorasi pangan lokal seperti Festival Durian dan Festival Manggis. Kali ini yang dikumpulkan yakni olahan rujak dari buah lokal Buleleng dan jajanan tradisional khas Buleleng. “Ini salah satu bagian dari proses pembukuan dari konsep “The Spirit Of Sobean”. Seperti rujak misalnya, rujak apa yang paling enak di Buleleng, nanti akan kita jadikan acuan,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan untuk menciptakan suatu olahan makanan yang berkualitas, itu dilihat dari bahan yang digunakan serta metode proses pengolahannya. Dari situ nantinya akan lahir produk sobean. “Sobean itu merupakan istilah khas Buleleng, yang berarti terbaik dan memiliki kualitas paling unggul. Siapapun nanti yang mendapatkan gelar sobean pada produknya, saya harap agar terus dipertahankan,” imbuh Agus Suradnyana.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *