Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buleleng Gede Sugiartha Widiada mengatakan ada 10 DTW yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah. Pada tahun ini, jika seluruhnya sudah siap, juga akan diterapkan tiket elektronik. Air Panas Banjar dipilih pertama karena telah mendapatkan sertifikasi aman covid-19 dari Pemerintah Provinsi Bali. Selain itu, Air Panas Banjar ditarget meraih retribusi terbesar. “Hampir 40 persen target retribusi dari DTW dibebankan kepada Air Panas Banjar,” katanya.
Disinggung mengenai instruksi Bupati Buleleng untuk pembentukan tim peningkatan pendapatan daerah, mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran ini menyebutkan pihaknya sebenarnya sudah membentuk Tim Pemeriksa Pajak. Tim ini bertugas untuk mencari wajib pajak yang selama ini menunggak. Selanjutnya, akan dibentuk pula tim bersama yang terdiri dari BPKPD, DPMPTSP, dan Satpol PP.
“Kita sudah bergerak. Nanti juga akan dibentuk tim bersama yang terdiri dari berbagai instansi,” pungkas Sugiartha Widiada. frs/jmg/*

