oleh

Wagub Bali Harap “Sendratari Lembayung Kurusetra” Jadi Pintu Pemulihan Pariwisata Bali

Denpasar, LIPUTAN68.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengharapkan hubungan Bali dan Indonesia, dengan India akan semakin erat ke depannya lewat kolaborasi seni dan budaya. Sekaligus juga sebagai pintu terbukanya kembali pariwisata di Bali.

“Pertunjukkan seni seperti ini perannya sangat strategis bagi pemulihan Bali di masa pandemi ini. Semoga (pertunjukkan ini, red) menjadi pertunjukkan spektakuler yang nembuka era baru pariwisata Bali,” tukasnya di sela pertunjukan Mahabrata Lembayung Kuruksetra ISI Denpasar bekerjasama dengan KJRI Mumbai bertempat di Panggung terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Art Centre Denpasar pada Sabtu (21/11/2020) malam.

Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini juga menguraikan bahwa epos yang disusun Begawan Byasa ini, adalah salah satu karya sastra terpenting dari India yang turut pula memberikan pengaruh pada seni budaya di Bali. “Banyak sekali opengaruhnya kepada seni di Bali, wayang, drama, pertunjukkan, kekawin dan lainnya. Tak hanya di Bali, Epos Mahabharata juga berpengaruh besar di Indonesia bahkan jadi role model bagi sistem pemerintahan di masa kerajaan-kerajaan Hindu dahulu,” ungkap penglingsir Puri Ubud ini seperti dilansir Humas Pemprov Bali.

Liputan JUGA  SD Islam Terpadu Kunjungi Lamban Kuning, Dang Ike Edwin Berhasil Wujudkan Rumah Pelestari Adat Dan Budaya Lampung

Dan sampai sekarang pun, di Bali pesan dan kisah dari perseteruan Pandawa dan Kurawa ini masih di lestari lewat nyanyian atau lantunan kekawin di desa-desa adat. ” Hal tersebut adalah bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan upacara adat di Bali,” Imbuhnya.

Untuk itu dilanjutkan Wagub, pihak Pemprov Bali sangat mendukung adanya program-program yang mengangkat kisah epik tersebut, terlebih bisa jadi jembatan untuk semakin memperkuat hubungan dua negara.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Mahendra Siregar lewat tayangan virtual juga menyebutkan bahwa pertunjukkan ini sangat penting, untuk hubungan 2 negara. “Sebuah simbol yang kuat untuk optimisme kita menyambut new normal. Menuju pemulihan regional dan global,” tandas Mahendra.

Liputan JUGA  GUBERNUR KOSTER HARAP JADI AJANG GALI DAN PERKAYA KESENIAN BALI

Mantan Dubes Indonesia untuk AS ini juga mengatakan bahwa India dan indonesia punya hubungan yang sangat erat dan unik. “Dua negara punya hubungan kuat dalam banyak lini.

Kolaborasi di banyak kesempatan. Terlebih pada tahun 2018 lalu Presiden Jokowi dan PM India Narendra Modi sepakat untuk meningkatkan hubungan dua negara, dalam seni dan budaya, meningkatkan pertukaran pelajar, kolaborasi seni dan inisiatif baru lain,” jelas Mahendra.

Hal tersebut dilanjutkan Mahendra juga terlihat dari posisi Wisman India yang masuk 5 besar kunjungan turis ke indonesia yang lebih dari 40 persen berwisata ke Bali. “Bali sudah dibuka untuk turis lokal sejak 2 bulan lalu pasca pandemi covid-19. Saya lihat Protokol kesehatan dilaksanakan dengan ketat. Fasilitas kesehatan ditingkatkan dan tingkat infeksi menurun serta kesembuhan sangat tinggi. Kita semua bekerja keras agar bali bisa segera dibuka untuk wisman secara terbatas,” tutup Mahendra.

Liputan JUGA  WAGUB COK ACE: “KEUNIKAN PARIWISATA BUDAYA BALI MENARIK PERHATIAN DUNIA"

Sementara itu Konsulat Jenderal RI Agus Prihatin Saptono langsung dari KJRI Mumbai menyampaikan terimakasihnya atas dukungan Pemprov Bali. “Cerita Mahabaratha yang disajikan dalam bentuk sendratari adalah kisah epik yamg terus hidup hingga saat ini. Bukan hanya cerita namun berkembang jadi seni, film, wayang , drama dan lainnya,” jelasnya.

“Dasarnya cerita ini punya alur yang sama di indonesia dan india hanya dengan sentuhan kearifan lokal dan tentu sisi bahasanya,” sambungnya lagi.

Agus berharap pertunjukkan ini bisa menjadi pertunjukkan yang mengesankan dan selalu diingat. “Para personel yang turut gelaran ini semuanya menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. frs/jmg/*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.