Wagub Bali Harap “Sendratari Lembayung Kurusetra” Jadi Pintu Pemulihan Pariwisata Bali

Mantan Dubes Indonesia untuk AS ini juga mengatakan bahwa India dan indonesia punya hubungan yang sangat erat dan unik. “Dua negara punya hubungan kuat dalam banyak lini.

Kolaborasi di banyak kesempatan. Terlebih pada tahun 2018 lalu Presiden Jokowi dan PM India Narendra Modi sepakat untuk meningkatkan hubungan dua negara, dalam seni dan budaya, meningkatkan pertukaran pelajar, kolaborasi seni dan inisiatif baru lain,” jelas Mahendra.

Hal tersebut dilanjutkan Mahendra juga terlihat dari posisi Wisman India yang masuk 5 besar kunjungan turis ke indonesia yang lebih dari 40 persen berwisata ke Bali. “Bali sudah dibuka untuk turis lokal sejak 2 bulan lalu pasca pandemi covid-19. Saya lihat Protokol kesehatan dilaksanakan dengan ketat. Fasilitas kesehatan ditingkatkan dan tingkat infeksi menurun serta kesembuhan sangat tinggi. Kita semua bekerja keras agar bali bisa segera dibuka untuk wisman secara terbatas,” tutup Mahendra.

Sementara itu Konsulat Jenderal RI Agus Prihatin Saptono langsung dari KJRI Mumbai menyampaikan terimakasihnya atas dukungan Pemprov Bali. “Cerita Mahabaratha yang disajikan dalam bentuk sendratari adalah kisah epik yamg terus hidup hingga saat ini. Bukan hanya cerita namun berkembang jadi seni, film, wayang , drama dan lainnya,” jelasnya.

“Dasarnya cerita ini punya alur yang sama di indonesia dan india hanya dengan sentuhan kearifan lokal dan tentu sisi bahasanya,” sambungnya lagi.

Agus berharap pertunjukkan ini bisa menjadi pertunjukkan yang mengesankan dan selalu diingat. “Para personel yang turut gelaran ini semuanya menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. frs/jmg/*

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *