Liputan BERITA

Jubir GTPP Covid-19 Pemkab Pacitan, Pastikan Sinovac Tidak Mengandung Culture Kera

Ditulis oleh Liputan68 pada 4 Januari 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, liputan68.com- Kehadiran vaksin sinovac memang sempat menuai kontroversi bagi masyarakat. Bahkan tak sedikit mereka yang menyangsikan komposisi vaksin tersebut, dan meminta agar pemerintah membatalkan kegiatan vaksinasi massal.

Juru bicara tim komunikasi publik, gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, menegaskan, masyarakat diminta jangan resah dan cemas sering upaya pemerintah untuk memberangus sebaran covid-19 dengan menghadirkan vaksin sinovac.

BACA JUGAWakil Gubernur Lampung Chusnunia, Beri Kuliah Umum Di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Menyampaikan Tentang Hukum Islam Dan HTN

Yang mendasar, lanjut Rachmad, bahwa tidak benar kalau ada yang mengatakan sinovac itu mengandung kera, sehingga diharamkan dipergunakan untuk melakukan vaksinasi.

Lain itu, juga ada tudingan miring, bahwa sinovac hanya untuk pengujian klinis. Sehingga tak layak untuk kegiatan vaksinasi covid-19. “Tidak benar kalau sinovac itu mengandung kera. Dulu saat uji klinis memang mengunakan jaringan culture kera. Sebagai media untuk mengambil virus SARS-CoV-2. Namun begitu melalui berbagai uji klinis, sinovac layak, aman dan halal untuk vaksinasi. Bahkan Direktur Utama PT Biofarma Bandung, sudah menyatakan dalam siaran persnya, kalau sinovac memang vaksin covid-19,” papar Rachmad.

BACA JUGAGTPP Covid-19 Pemkab Pacitan Sarankan OPD Laksanakan WFH Ataupun One Day one Home

Lebih lanjut, pria yang saat ini.masih menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan ini mengungkapkan, untuk tahap pertama yakni Januari hingga April, kelompok berisiko tinggi, utamanya tenaga medis yang akan menerima sinovac. “Selanjutnya selama 11 bulan, vaksinasi dilakukan bertahap kepada kelompok lainnya. Seperti anggota TNI dan Polri,” pungkasnya. (yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian