Ini Pesan Pengusaha Muda Pacitan, Imam Wahyudi: Filosofi Tanah, Yang Rela Diinjak, Namun Tetap Memiliki Nilai Ekonomis Tinggi

Yudi berpesan, setinggi apapun derajat kehidupan manusia, pada akhirnya nanti akan kembali bersatu dengan yang namanya tanah. Karena itu, milikilah ilmu atau filosofi seperti tanah. “Ia (tanah) setiap hari selalu di injak-injak, namun tetaplah merendah. Seiring waktu berjalan, nilai ekonomis tanah justru semakin melonjak, dan tak akan pernah jatuh. Itulah filosofi yang maha luhur dan patut untuk ditiru,” pesan dia. (yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *