Untuk mengantisipasinya, Erick mengatakan saat ini BUMN mulai memetakan strategi bisnis untuk jangka panjang. Dengan melihat bahwa mobil listrik akan jadi tren dan kebutuhan di masa depan, maka BUMN harus ikut andil dalam potensi tren tersebut.

Dalam industri mobil listrik, baterai mobil akan menjadi komponen utama. Adapun salah satu komoditas yang digunakan untuk membuat baterai mobil listrik adalah nikel. Untuk itu, Erick mengatakan BUMN kini sudah bersiap dengan menjadikan PT Aneka Tambang sebagai suplier nikel.
“Inilah yang kenapa kita melakukan juga strategi jangka panjang untuk masing-masing BUMN. Terbukti, akhirnya orang percaya Antam sebagai penyuplai nikel salah satunya tentu menjadikan saham baik,” ujarnya. (Red)
