Karena itu, lanjut anggota Komisi B DPRD Sumut ini, pusat penangkaran ini perlu dukungan dari semua pihak. Sugianto Makmur adalah Anggota DPRD yang juga aktivis dan pecinta Lingkungan Hidup, Bahkan saat ini, dia juga sudah membuat konservasi Bakau mandiri seluas 100 ha lebih di desa Kun2, Natal, Madina.
Karena itu, Sugianto Makmur menghimbau BKSDA, Kepolisian, TNI, Pemkab/Pemko, Dinas Kelautan melakukan sosialisasi supaya masyarakat tidak mengkonsumsi Penyu dan Ikan Duyung. “Sesudah sosialisasi, perlu juga tindakan tegas dan penegakan hukum demi mencegah punahnya penyu dan ikan duyung,”tegasnya.
(LM-01)
