Setelah Vaksinasi Covid-19 Masih Terkena Juga, Kapan Antibodi Terbentuk? Penjelasannya

Liputan68.com | Sejumlah orang melaporkan terinfeksi Covid-19 tidak lama setelah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Tentunya hal ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat terkait dengan efektivitas vaksin yang diberikan.

Menurut Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Spa(K), MtropPaed, orang yang telah melakukan vaksinasi itu sesungguhnya tidak menjamin dirinya terbebas dari Covid-19.

Ia mengatakan, setelah melakukan vaksinasi seseorang harus tetap menjaga diri. Hal ini karena proses pembentukan antibodi di dalam tubuh membutuhkan waktu. Oleh karena itu, setelah melakukan vaksinasi seseorang masih bisa terpapar Covid-19.

“Antibodi terbentuk minimal 14 hari setelah vaksinasi . Jadi kalau sudah vaksinasi rentang waktu menunju imunisasi yang kedua masih rawan. Setelah melakukan vaksinasi fase kedua juga membutuhkan waktu, optimalnya 28 hari. Jadi setelah imunisasi harus tetap taap protoko kesehatan , ” ucap Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Spa(K), MtropPaed, dalam Temu Media “Penjelasan Mengenai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi COVID-19, Senin (22/02/2021).

Menurut Hindra, masyarakat masih banyak yang salah pengertian. Ia mengatakan, jika masyarakat menganggap setelah dilakukan vaksinasi besoknya tubuhnya langsung kebal.

Padahal, semua itu butuh waktu untuk membentuk antibodi. Oleh karena itu, tenaga kesehatan yang telah vaksinasi , juga masih rentan. Hal ini yang menyebabnya timbulnya kasus positif setelah dilakukannya vaksinasi .

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *