Setelah Vaksinasi Covid-19 Masih Terkena Juga, Kapan Antibodi Terbentuk? Penjelasannya

Hindra juga menjelaskan, biasanya seseorang yang positif setelah melakukan vaksinasi hanya menimbulkan gejala ringan seperti, mual, sulit napas, lemas, berdebar, dan kesemutan.

Ia menambahkan, gejala tersebut dapat sembuh tanpa harus pengobatan. Jika menunjukkan gejala berat, sejauh ini setelah mendapat pertolongan medis, sembuh semua.

Selain itu, menurutnya, yang menyebabkan ramainya pemberitaan vaksin ini adalah orang yang mengalami kecemasan setelah melakukan vaksinasi . Biasanya, kondisi cemas muncul setelah adanya efek samping karena vaksin yang diberikan.

Padahal, efek samping dari vaksinasi sama dengan imunisasi lainnya seperti pegal-pegal, merah, dan gatal-gatal. Hanya saja orang-orang ini memiliki rasa cemas berlebih.

Orang-orang dengan rasa cemas yang berlebih biasanya langsung mengecek kondisinya ke rumah sakit. Padahal, kondisi fisik orang tersebut baik-baik saja. Namun, karena rasa cemas yang berlebih, membuatnya merasakan gejala-gejala seperti seseorang yang positif Covid-19.

“Sebenarnya banyak yang ramai bukan karena vaksinnya. Banyak orang yang mengalami gangguan kecemasan sehingga dirinya merasa seperti berdebar, lemas, dan lain-lain. Gejala ini sering dialami orang dewasa,” ucapnya. (suara.com)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *