oleh

Jalan di Dusun VII Desa Sei Rampah Butuh Perhatian Pemerintah

SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN68.COM – Masyarakat yang sering melintasi jalan di Dusun VII Desa Sei  Rampah Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) merasa tidak nyaman, karena kondisi jalan tersebut rusak, terlebih bila musim penghujan tiba. Padahal jalan tersebut merupakan akses jalan menuju ke Kecamataan Tanjung Beringin Sergai.

Bedasarkan Pantauan awak media saat melintasi jalan yang menjadi kewenangan provinsi tersebut, Rabu (7/4/2021), rusaknya jalan menurut warga masyarakat yang tinggal disekitar jalan Dusun VII  karena mobil truck yang melebihi tonase mengangkut bahan material setiap hari melintas jalan tersebut untuk pembangunan sebuah Gudang di Dusun VIII Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah.

Dewi warga Dusun VII mengatakan, “Berharap agar pihak Pemkab Sergai melalui Dinas Perhubungan datang ke lokasi jalan ini dan melakukan pemeriksaan pada Truck yang mengangkut bahan material, dan juga Dinas Satpol PP memeriksa Izin Pembangunan Gudang tersebut”, ungkap Dewi

Liputan JUGA  Herry Zulkarnaen Bocorkan 4 Nama Jagoan Partai Demokrat Pada Pilkada 2020 di Sumut

Camat Sei Rampah Drs Nasaruddin saat dikonfirmasi awak media melalui telepon selulernya menyebutkan bahwa surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gudang yang terletak di Dusun VIII Desa Sei Rampah sudah diurus pada tahun 2019.

“Rekomendasi itu dikeluarkan oleh  Camat Sei Rampah tahun lalu, sebelum saya menjadi Camat di Sei Rampah,  Nah terkait badan jalan rusak, pemilik bangunan maupun pelaksana pembangunan gudang bersedia melakukan perbaikan dengan cara merawatnya. Rusaknya badan jalan mungkin salah satu disebabkan oleh banjir yang terjadi belum lama ini,” pungkas Nasaruddin.

Selanjutnya Kasat Pol PP Drs Fajar Simbolon, MSi saat dihubungi awak Media melalui Ponselnya (HP) mengatakan, pihaknya akan turun segera melakukan pengecekan keberadaan perizinan pembangunan gudang tersebut.

Liputan JUGA  Dampak Pembangunan Gudang PT Niagatama Kencana di Sei Rampah, Jalan Dusun Becek dan Berlumpur

Dan MP Naibaho  Kadis Perhubungan juga  mengatakan tentang  truck  mengangkut bahan material tanah yang melebihi tonase jelas melanggar peraturan sebagaimana diatur dalam Peraturan daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2018 tentang jalan, maka akan didenda sebesar Rp.60 juta atau diberi sanksi kurungan badan selama 6 bulan, bilang Kadis Perhubungan Sergai.

(Dipa).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.